Minggu, 09 April 2017

Remake-Over Idea


Assalamu alaikum, semua :)

Kesempatan kali ini, Yasmin ingin mengulang kembali membuat ide dari passion yang telah Yasmin temukan sebelumnya bersama diskusi yang Yasmin lakukan bersama Pak Bayu dan Bu Asri, Dosen keren mata kuliah Technopreneur. Yang akhirnya berubah lagi ternyata passion Yasmin. Ya bukan berubah sih, cuma baru ditemukan. Sip.

Berbekal dari passion yang (baru) Yasmin temukan kembali, mengulang lagi lah Yasmin dalam pembuatan ide start-up yang akan Yasmin jalani. I remake-over my idea.

Dan taraaaa, ini dia hasil perenungan Sabtu kemaren, pada ajang Go-preneur yang diadakan oleh BEM ESQBS dan Indigo. Pada stage 4 kali ini, memang kita harusnya sudah membawa partner-serius untuk menjalani start-up ini. Namun, berhubung Yasmin masih mengalami kendala dalam menemukan partner ini, yah ditunda dulu. Atau ada yang bersedia? ehe

Berawal dari passion random alias gajelas yang sudah Yasmin diskusikan, tercetuslah sebuah ide untuk pembuatan startup yang ..... belum ada namanya ini (I'll think of it soon). Bertema 'Teman Perjalanan'. Yap, berlatar belakang ke-bete-an Yasmin yang kalo otw pulang ke Bandara Soetta selalu saja sendirian, sometimes takut juga ya ga baik anak cewe jalan sendirian, dan seringnya Yasmin juga kemana-kemana harus sendirian. I hate it. I'm sure (soalnya kaya garing banget, ga asik gaada temen ngobrol ehe). Akhirnya Yasmin juga berfikir pasti banyak juga ya orang-orang solo travelling yang akan sangat senang jika mempunya teman perjalanan, kemudian kakek atau nenek yang seringnya juga ingin jalan kemana-mana tapi gaada teman untuk mengobrol, atau mungkin anak-anak yang yaah jangan lah kalo sampe dia harus pergi sendirian. 


Pertama, Yasmin punya bayangan ingin membuat platform teman perjalanan ini yang sasaran target pasarnya adalah anak-anak, remaja dan orangtua. Bagi mereka-mereka yang membenci perjalanan sendirian atau ingin ditemani pergi. Bisa juga sebagai guide dari sebuah kota atau wisata. Penghuni Panti asuhan atau panti jompo. Yasmin ingin bekerjasama dengan panti asuhan dan panti jompo untuk menemani para penghuninya, meluangkan waktu atau bahkan mengajak jalan-jalan. 


Goalsnya kemudian adalah presentase orang-orang kesepian akan berkurang. oh mulia sekali ahaha Disini juga dituliskan tantangannya bagi Yasmin sendiri adalah mendisrup orang-orang yang hp-addict untuk meletakkan hpnya dan mengobrol dengan teman perjalanannya. Dengan bekerjasama dengan banyak panti asuhan dan panti jompo sebagai stakeholdernya.


Tak lupa juga menuliskan siapa sih kompetitor yang sudah ada sebelumnya, Yasmin tuliskan apa kelebihan dan kekurangannya. eiitts, disini Yasmin bukan bikin platform kencan juga yaa apalagi kontak jodoh ehe. Lebih ke teman perjalanan yaa :)


User journey sebelum adanya solusi yang Yasmin tawarkan dengan ide platform Yasmin. Mungkin yang awalnya ingin pergi, gaada temen, dia memilih gajadi pergi. Atau dengan alasan yang lainnya.


Kemudian dengan adanya platform teman perjalanan, maka akan memangkas kemungkinan tidak jadi pergi dan malah akan menambah teman, link, obrolan dan pengalaman baru.


Untuk menggambarkan platform teman perjalanan ini akan dideskrisikan dalam 3 kata sifat. Friendly, kenapa friendly karena platform ini ramah dan terbuka bagi semua orang. Sociable, memudahkan kita yang ingin menambah teman, bersosialisasi lebih di era digital. Accompanying, atau menemani. Yah ga baik lah sendirian wkwk



Terakhir tapi belum terakhir, di hari sabtu kemaren Yasmin membuat gambaran platformnya seperti apa. Duh, maafkan Yasmin gabisa gambar :") Semoga dengan adanya platform ini akan memudahkan perjalanan setiap orang. Menambah teman. Dan bermanfaat bagi semua.

Minggu, 19 Maret 2017

I Swear, You Deserve This Product

Baik, setelah sebelumnya Yasmin telah memaparkan apa yang Yasmin dapatkan saat workshop tentang bagaimana cara-cara men-desain sebuah bisnis dengan terobosan2 baru. Maka setelah ini Yasmin aku mencoba sendiri bagaimana men-desain sebuah bisnis tentunya versi yasmin sendiri mengikuti step-step yang telah dijelaskan sebelumnya.

oke kita mulai. Berlatar belakang dari sebuah permasalahan yang ada disekitar kita mengenai  (yang jelas memang Yasmin ingin concern dan merasa tertarik untuk menyelesaikannya adalah) masih banyak tertancap dalam mindset kita sebagai pribumi sejak zaman dahulu kala bahwa hidup akan lebih terjamin jika kita menjadi seorang abdi negara. Gaji teratur, bahkan hingga setelah pensiun. Tak ada yang salah dengan mindset tersebut. Namun ya yang masih perlu diubah adalah zaman terus berubah seiring berjalannya waktu. Tidak bisa kita terus memakai mindset lama untuk menjadi maju lebih terdepan dari yang lainnya. Katanya ingin bermanfaat bagi banyak orang....

Maka dari itu Yasmin berpikir bahwa mindset kita yang biasanya hanya ingin menjadi seorang pegawai harus diubah menjadi pemilik kapal pesiar. Dari hanya kuli bangunan, menjadi pemilik perusahaan. Dengan apa? Berbisnis tentunya. Mulailah berbisnis. Namun memang banyak dari kita, bahkan termasuk Yasmin suka bingung memulai bisnis darimana. Tanpa tau ini nanti step-stepnya seperti apa, setelah ini saya harus bagaimana, ketika ada permasalahan seperti ini saya menyelesaikannya bagaimana.


Tercetuslah, Yasmin ingin bisa membuat sebuah aplikasi yang menghubungkan antara pemuda-pemuda yang memiliki ide bisnis yang bagus kemudia ditemukan dengan mentor-mentor atau coach-coach baik nan hebat yang siap membantu si pemuda ini untuk mewujudkan ide bisnisnya agar ia tak salah melangkah dan selalu mendapatkan bimbingan mengenai bisnis dan bagaimana cara memulainya. Hal ini tentunya nanti juga akan membentuk sebuah komunitas berisi pemuda-pemuda yang telah sukses membuat bisnisnya dan akhirnya bisa saling mensupport bisnis yang lainnya atau bahkan menjadi coach untuk generasi selanjutnya.


Sebelum lebih jauh lagi, Yasmin melihat dahulu ke samping-samping, bahwa sebenarnya telah banyak sekali kursus2 atau privat bisnis untuk coaching bisnis yang sudah ada. Kemudian Yasmin buatlah pembanding positif dan negatif dari produk yang sudah ada dengan solusi yang sedang yasmin coba tawarkan.


Untuk menggambarkan lebih jelas lagi bagaimana sih sebernarnya solusi produk yang Yasmin tawarkan ini. Begini lah kira-kira deskripsi dari produk Yasmin. 


Untuk step selanjutnya adalah membuat user journey sebelumnya bagaimana sih kira-kira orang-orang sebelum ditawarkan solusi yang baru ini.




 Dan dua ini adalah 3 kata yang mendeskripsikan bagaimana produk yasmin dan first tweetnyaaa :)



Step selanjutnya, dalam waktu 8 menit Yasmin membuat 8 desain mockup nantinya yang memegang produk yasmin akan melihat fitur2 apa saja.


And here's the landing page. Maafkan Yasmin yang memang agak gapaham masalah gambar menggambar yah hihi. Beginilah kira-kira produk yang yasmin tawarkan. Harapannya bisa benar-benar membantu banyak orang yah dalam membangun bisnisnya terutama anak muda yang sekarang diperkirakan akan terjadinya bonus demografi. 

Oiya step ini tanpa melalui tahap decide yah. Karena Yasmin memang melakukannya tanpa tim alias sendiri dan setelah step ini adalah pembuatan prototypenya. Oteweee bikin prototype :))))

Kamis, 16 Maret 2017

GoPreneur : Go Design Your Business

Kali ini Yasmin mau cerita tentang cara Yasmin menghabiskan weekend. Gajuga si. Jadi ceritanya Hari sabtu lalu, tepatnya tanggal 11 Maret 2016, Alhamdulillah dapat kesempatan mengikuti sebuah workshop berjudul "Go-Preneur" di Kampus tercinta yang bekerja sama dengan BEM dan Indigo. Jadi disana kita belajar banyak mengenai cara-cara mencari dan mengekseskusi ide-ide bisnis agar kemudian gacuma jadi sekedar jadi apa-apa yang sekedar terlintas dipikiran dan berlalu gitu aja.

Sebelum memulai seluruh rangkaian kegiatan satu hari kemaren itu, kita diminta untuk memilih, kira-kira dalam posisi bisnis kita berada di posisi apa. Yang posisinya itu dibagi 3, ada Hacker. Yaa taulah yang bagian koding-koding itu. Ada posisi Hustler, yaitu posisi dimana dia yang menjadi pemberi keputusan atau memliki banyak sekali ide-ide bisnis. Yang ketiga, (kosongin dulu, Yasmin lupa namanya hihi), itu sebuah posisi yang mengambil bagian untuk mendesain. Nah, Yasmin ambil Hustler. Bukan apa-apa sih. Terlebih karena Yasmin kurang paham desain, dan memilih angkat tangan untuk koding wkwkw

Di awal sesi kita disuguhi sebuah game yang bernama game OMSET. Jadi ceritanya kita dikasih uang receh sekitar 5 koin. Kemudian yaaa seperti meminta uang koin itu ke orang lain dengan cara bilang omset juga. Nanti dilihat siapa yang paling banyak mendapatkan koinnya. Nah dari game ini kita dapet tips bahwa dalam mengeksekusi bisnis sometimes kita harus proaktif. Proaktif dalam artian kita perlu diam sejenak, diantara sekitar ita yang heboh saling berebutan omset. dan berpikir. Kemudian baru melangkah. Dengan langkah yang lebar. Nice.

Nah, masuklah kita ke step-step dalam Desain Bisnis kita.

Yang pertama, UNDERSTAND,
Jadi kita diberikan beberapa kasus, atau permasalahan disekitar kita. kemudian disuruh untuk memilih kasus mana yang kita tertarik untuk menyelesaikannya. Pada saat itu yasmin memilih permasalahan tentang bahan baku makanan di Indonesia yang terbatas bagi masyarakat di Indonesianya sendiri. Dibagilah berkelompok2. Yang berkeinginan untuk menyelesaikan kasus yang sama maka disekelompokkan untuk kemudian mendiskusikan terobosan-terobosan baru yang mungkin diterima oleh pasar. 

Here's my group 
Kedua, DEFINE,
Di tahap kedua kita mencoba menerapkan strategi yang tepat terhadap kebutuhan pelanggan. Kita juga diminta mendeskripsikan bagaimana pelanggan atau user dapat menggunakan produk kita sesuai dengan keinginan mereka. Yaa intinya seperti men-spesialisasi lagi bagaimana sih prosuk yang kita maksud, yang kita ingin buat nanti. Kemudia kita juga diminta untuk menuliskan 3 kata yang menggambarkan produk kita dan membuat sebuah kalimat yang akan kita gunakan untuk mengenalkan produk kita. 

Juga termasuk mengidentifikasi produk kompetitor


Ketiga, DIVERGE,
Tahap ini kita diminta untuk membuat storyboard dari produk yang akan kita buat nantinya. Yaa seperti memvisualisakannya lah. Seperti membuat step-step bagaimana user menggunakan produk kita, menggambarkan landing page awal dari produk yang kita buat. Berimajinasi :)

Menggambar dalam 8 menit wkwk

Ini dia landing page yang coba Yasmin buat
Keempat adalah DECIDE,
Tahap dimana kita memilih dari sekian banyak ide, sekian banyak landing page yang coba kita buat secara individu tadi, kita bersama-sama memilih. Sebelumnya dipresentasikan dahulu ke setiap anggota kelompok.Yang setiap kelompok memiliki hak suara yang sama kecuali ketua kelompoknya yang memiliki hak lebih untuk menentukan dibanding yang lainnya. 

Kelima yaitu PROTOTYPE,
Setelah menentukan ide terbaik, kita diminta untuk membuat desain prototypenya. Apa itu? Yaa contoh gambaran dari produk kita. Seperti aplikasi software abal-abalannya gitu. Nah, disini kita kemaren diberikan demo dari pembuatan aplikasi (dalam bentuk prototype) dalam satu menit. Wah emang iya? Iyaa dong. Satu menit doangan. Serius. Yasmin juga awalnya takjub. Banget. wkwk. Yaa teknologi ya. 

The last but not least, VALIDATE,
Tahap terakhir dari rangkaian step-step mendesain sebuah bisnis adalah jangan lupa untuk memvalidasi. apakah benar produk kita ini bisa diterima oleh pasar. Atau apa benar produk kita benar-benar dibutuhkan oleh pelanggan. Dengan membuat produk kecil-kecilan yang tidak memerlukan banyak biaya tentunya. Kan masih percobaan. Hal ini diperlukan agar kita tidak jadinya malah buang-buang biaya, tenaga, waktu juga untuk meluncurkan produk baru. Tapi masalahnya, tidak dibutuhkan sama pasar. Nanti siapa dong yang mau pake? Mengurangi kesempatan untuk rugi gitu ceritanya.

Dan yeaay, jadilah produk kita. 


Selasa, 14 Maret 2017

Just Keep Being You

Sebelumnya mari kita ucapkan hamdalah,

Alhamdulillahirobbil'alamin :)

basmalah juga deng,

Bismillahirrahmanirrahim.

Baik, basmalah karena memang kita harus memulai sesuatu dengan mengucapkan basmalah serta agar dimudahkan dan diiringi setiap ucapan, tingkah laku kita sama Allah. Kemudian hamdalah untuk
alhamdulillah sepertinya yasmin sudah benar-benar 'tercerahkan' mengenai passion yasmin sendiri yang sudah sejak lama sebenernya yasmin cari. tapi dia sembunyi. Ga deng. Yasmin aja yang ga sadar.

Sekarang waktunya kita bahas kondisi-kondisi yang yasmin alami, yang kondisi itu bertentangan dengan passion yang Yasmin miliki. Yaitu, the presenter or the performer or the entertainer. yaa intinya passion yasmi adalah dalam hal membawakan sesuatu. sebagai penyaji. entah itu kegiatan art, sampai sebuah acara atau event.

Kalau boleh flashback sedikit, merecall kegiatan-kegiatan yang yasmin merasa itu yasmin banget dan bener-bener yasmin gaada beban untuk ngejalaninnya sejak dulu di bangku SD. iya, sejak dulu memang suka 'langganan' disuruh tampil ini itu. Entah nge-MC, nyanyi (ehm walaupun suara pas2an ehe untung nyanyinya bareng si jadi ga seberapa keliatan), drama karena kebetulan gabung dalam ekskul teater, juga baca puisi. ah ini mah langganan banget kalo baca puisi sampe jadi pembaca puisi panggilan wkwk. karena sering diceritain juga sama bunda kalo bunda dulu juga suka banget membacakan puisi. jadi paling tidak kalo dirumah ada lah yang ngajarin. pada saat itu kepercayaan diri itu muncul dengan sendirinya. ketika sudah berada diatas panggung, serius, malah ga gugup. cuma sometimes suka takut lupa teks aja hihi.

Salah satu amanah ketika wisuda SD
Ketika memasuki dunia Sekolah Menegah, yang alhamdulillah yasmin memilih untuk melanjutkan ke sekolah berbasis pesantren di bawah kaki gunung banyak di kota Batu yang notabene berisi dengan ukhti-ukhti tanpa laki-laki kecuali memang beberapa ustadz yang mengajar. Yah selama hampir 6 tahun disana dan dengan aku yang masih dengan passion lamaku. Tentunya dengan pemahaman-pemahaman dan pembelajaran baru. Yasmin berubah dari sekedar pembaca puisi. Ya ga berubah si. Cuma mencoba ranah pembelajaran baru, yaitu news anchor atau pembaca berita. Ada juga si tari saman, tari kipas, dan tarian-tarian yang lainnya. Tapi memang saat itu aku benar-benar menyukai ketika aku menjadi pembaca berita. Engga kok, bukan di TV sekolah. Tapi saat lomba-lomba sering berpartisipasi.

Yang perlu digarisbawahi disini adalah sekolah yasmin yang 6 tahun ini adalah sekolah yang semuanya adalah perempuan. Bersyukur sekali dengan seperti itu yang bisa menjadikan yasmin yang sekarang dengan banyak sekali pembelajaran-pembelajaran terutama pembelajaran kehidupan. 

Sharing kepada adik-adik di SMA tentang dunia perkuliahan

Dan sekarang disinilah Yasmin. Dengan kondisi yang jauh berbeda ketika Yasmin berada di asrama, satu atap dengan segala tetek bengek perempuan selama 6 tahun, dan sekarang Yasmin harus memasuki dunia heterogen. Dengan orang-orang yang lebih bervariasi lagi. Yang yasmin rasakan adalah, Ya, Yasmin sekarang mungkin 'agak sedikit' kaget dengan pergantian kondisi yang yasmin hadapi dengan passion yang yasmin miliki. Karena Yasmin merasa terbiasa dengan tampil dihadapan para perempuan and that's really okay, but now its different. sometimes yasmin merasa bahwa pembelajaran2 yang yasmin terima selama ini ketika bersekolah 6 tahun ini adalah bahwa tidak seharusnya semua mata menuju atau melihat kearah yasmin. Kemudian inilah yang membuat yasmin seakan sedikit kurang memberanikan diri.

Namun, ketika sharing-sharing dengan beberapa teman, sahabat bahkan kakak mentor bahwa berdakwah adalah sesuai kemampuan kita dan tetaplah menjadi diri kita apa adanya. Ketika memang kemampuan dan keinginan yasmin adalah membawakan sesuatu, menyampaikan, maka bawakan, sampaikan. Berhubung cerewet juga hihi. Tentunya memang tanpa melanggar batasan2 yang ada atau dengan tetap memegang prinsip yang telah dipegang sebelumnya.

Akhirnya, sekarang Yasmin mulai berusaha kembali memberanikan diri menghadapi kondisi-kondisi yang baru ini. Karena tak selamanya kita berada di zona yang selalu sama. Akan terus berubah. Mulai bertanya-tanya tentang training-training public speaking agar yang disampaikan bisa lebih tertata kembali. Tentunya juga dibantu oleh teman-teman disekitar yasmin :)



Minggu, 26 Februari 2017

Re-Check Your Passion

Tugas baruu :D
Setelah kemaren mencoba menelaah, berpikir2 sendiri, apa yang menjadi passion dari orang satu ini yang mengaku bernama Yasmin. Sekarang, pastikan apakah benar-benar 'itu' yang menjadi passion dari diri kita. ehm, yasmin. 

Tapi kali ini yasmin ga sendirian. Alhamdulillah udah ga sendiri /eh
Re-check passionnya bareng sama temen kamar, temen kelas, temen kosan, temen nugas, temen jalan-jalan, the one and only Maraya Krisnandita. yeay. Kali ini yasmin dibantu sama Amay untuk menemukan apasih sebenernya passion yang yasmin miliki. dan tauga? ternyata berbeda sama passion yang yasmin tulis seminggu yang lalu, tepatnya yang berada dibawah postingan ini. 

Benar memang kita gabisa hidup sendiri. asig. Kita akan selalu membutuhkan bantuan dari orang-orang disekeliling kita bahkan untuk sekedar menemukan passion yang kita miliki. Beruntungnya, temen partner re-check passion kali ini orangnya perhatian + peka abis /yuhu.

Untuk itu, liat dulu video yang yasmin attach berikut ini yang berisikan curhatan tentang passion yasmin sama amay :) klik dulu klik dulu.

Nah, ternyata bagi amay dan mungkin juga orang disekeliling yasmin (terutama yang sering merasakan kejayusan yang sering yasmin lontarkan hihi), Yasmin memang sejatinya adalah seorang penyaji. Penyaji sebuah pertunjukan, sebuah lelucon ga lucu, sebuah berita bisa juga, sebuah presentasi. Dan yasmin benar-benar merasa puas saat melakukannya. Walaupun sometimes kalo latian saman suka capek-capekan. but its okey. ketika bisa menampilkan yang terbaik itu yasmin merasa soooooo 'me'.   

Melihat juga sih dari hasil tes MBTI yang entah kepanjangannya apa kalo ga salah nama penemu tesnya. Hasilnya Yasmin adalah seorang ESFP, the performance or the entertainer. Dari ciri-cirinya sih emang yasmin ngerasa itu yasmin banget hehe. Ciri-cirinya bisa dilihat disini juga yaah.

Namun memang masih ada satu hal yang menjadi PR banget buat yasmin hari ini sampe besok dan seterusnya. Adalah mencoba membongkar dinding yang yasmin coba bangun sendiri /kata amay. Dengan menjadi sosok yang kurang berani. Hal itu yang tidak akan memunculkan passion yang yasmin miliki sehingga Yasmin masih belum bisa menjadi diri yasmin sendiri dan merasa puas serta bersemangat dalam menjalani hari-hari. Baiklaah, yasmin siap! insyaAllah akan yasmin coba untuk memperbaikinyaa. yeay. Bismillah :) 


Minggu, 19 Februari 2017

Menjadi Apa?

Start with WHY. Dimulai dari kenapa. Kenapa kita melakukan sesuatu? Bahkan hingga beberapa kali berturut-turut tanpa sekalipun kita mengeluh? Kenapa kita tidak pernah bosan melakukannya bahkan disaat orang lain merasa itu bukanlah hal primer yang penting bagi orang lain. 

Banyak orang bilang, ke Yasmin terutama, temukan passion kamu. Untuk apa? Agar kamu tau darimana kamu akan mulai merancang mimpimu dan menjadikannya besar dan bersinar /asig. Dari beberapa blog yang Yasmin pernah temui- yang berbicara mengenai Passion terutama, mereka bilang bahwa Passion adalah sesuatu yang kita tidak pernah bosan untuk melakukannya. Passion adalah dimana kita akan mengorbankan segala hal untuk mencapai itu. Passion adalah dimana kita tidak pernah memikirkan untung dan rugi. 

Oke, bagian pertama, Temukan Passion kamu. Sebagian orang merasa sangat kesusahan untuk mencari apa sebenarnya passion dalam diri mereka. Ah ini curhat. Termasuk Yasmin sendiri. Susaah sekali -_- (hingga detik-detik penulisan blog ini bahkan hehe). Pada dasarnya, Yasmin sangat senang bisa berkontribusi lebih dalam bidang kesehatan, pendidikan dan sosial. Jika membuka lembaran lama, iya dulu pernah bercita-cita menjadi dokter. Tapi ternyata Yasmin tidak ditakdirkan berada di jalan tersebut. I'm not regretting anything happen today. Allah tidak pernah salah menempatkan hamba-Nya ditempat yang menurut Dia baik. Karena Yasmin tau, justru dengan menjadi Yasmin yang sekarang Yasmin bisa menjadi lebih dari sekedar bisa membantu orang lain tapi bermanfaat bagi alam semesta, Rahmatallil'alamin. Sudah masuk bagian kedua, kenapa memilih passion tersebut.
 
Rahmatallil'alamin. Sebenernya ini sih goalsnya. Menjadi Rahmat bagi alam semesta. Bagaimana hidup kita yang sebentar saja ini, tidak menjadi sia-sia. Mengumpulkan jawaban-jawaban dari pertanyaan yang akan diajukan Allah ketika di hari akhir nanti mengenai pertanggungjawaban kita, apa saja yang kita lakukan selama di dunia. Biar bisa jawab nanti kalo ditanya 😄 Dan di bidang yang sedang Yasmin jalani sekarang sebagai seorang mahasiswa, diajarkan bagaimana menjadi seorang technopreneur. Dimana pada intinya menjadi seorang technopreneur adalah bagaimana kita bisa menghubungkan antara orang yang membutuhkan dan orang yang mau membantu tentunya dengan bantuan teknologi. Dan kebermanfaatannya bisa dimulai dari situ.  Yaa selain karena suka juga sih menjalani passion tersebut. Ah passion mah apa-apa yang benar-benar kita suka untuk melakukannya. Bahkan tanpa memikirkan lagi untung-ruginya. 

Bagian ketiga, setelah tau passionnya, mau apa? Pastinya bersungguh-sungguh. 

Jawaban klise. 

Secara nyatanya, melihat keadaan atau realita yang terjadi saat ini dimana Yasmin memang sangat prihatin dengan keadaan pendidikan untuk anak-anak dan remaja yang memang membutuhkan effort lebih terutama bagi orangtua dan para guru. menyediakan platform mengajar dan belajar yang baik bagi perkembangan anak dan remaja yang mencakup banyak aspek. 



Sabtu, 26 November 2016

Ah Aku Ingin Pulang

Sebentar saja


Aku tidak sibuk. Iya, sebenarnya aku punya banyak waktu luang. Untuk itu aku ingin pulang. Sebentar saja.

Selasa, 19 Juli 2016

Happy Anniversary, BLOGNUT

Sekarang tanggal berapa? 19 Juli 2016. masyaAllah tanggal 9 Julinya kemaren Blog ini ulang tahun ke-8. yaayy. lama banget ya blog kamu eksis wkwk semoga kamu ga capek terus menjadi saksi berbicara ((heey it speaks in its way)) kisah perjalanan hidup aku walaupun aku ngisinya juga lompat-lompat si kadang update kadang males ehe

Happy Anniversary, Blognuut. yay

Sekalian deh aku mau klarifikasi 2 hal;

1. karena aku sayang blogku. karena dia setia. jadi kalo mau disayang yasmin harus......oke stop. aku mau pake panggilan sayang yaah wkwk nama doi BLOGNUT. biar kaya2 doughnut gitu alias donat. ahaha walaupun aku gasuka2 banget sama donat tapu lucu aja gitu. lucu ga sih? wkwk masih belum kepikiran nama lengkapnya apa, aku pikir gaperlu soalnya aku ga harus bikin akta kelahiran kan wkwk

2. kenapa selama ini aku kalo nulis jaraaang banget pake gambar, foto, atau apapun sejenisnya padahal dulu bahkan postingan aku cuma gambar doang pun bisa.

biar ga alay.

ga lah wk soalnya aku ganti laptop dan entah kenapa aku bingung cara import fotonya gimanaaaa huhu yaAllah yasmin kampung sekali kamu. biarin lah. ga heran kamu dibilang anak BIS rasa BM (anak sistem informasi yang ga kaya anak sistem informasi biasanya gitu maksudnya) ((maksudnya ga canggih2 amadlah udah jelasin aja)) wkwk  nooo sekarang udah bisa, cuma kaya udah kebawa nulis doang jadinya ga kepikiran buat import2 foto atau gambar lagi --v tapi biar kamu ga pusing ya blog, kamu kira aku mau bikin karya sastra apa gitu soalnya isinya huruf semua, aku mau berubah koq. aku maw berubah demi kamuh. ew





Nah yuk sekarang selfie dulu






Sesi Curhat ; Oh Semester 1

Gaaeess, ada draft tulisan curhatan aku waktu liburan semester satu. waktu masih pusing2 banget ya sama masalah kuliah dan jurusan sampe ngira salah jurusan, dll. wah aku sebegitu frustatenya kah pada saat itu. ckckck. jadi pengen aku post karena ada kalimat menarik yang akhirnya aku bold tulisannya dibawah dan pengen aku bagiin ke temen-temen ehehe semoga bermanfaat :)


Bertanya Kenapa?



Malam ini setelah seharian quality time dirumah ; mulai bangun, nemenin ayah servis motor, mainan sama adek, masak, baca buku, stalkerin channel youtube siapapun, sampai menyambut ayah bunda yang kelaparan setelah seharian berpusing-ria di kantor dan minta ditemenin makan malam. Tiba-tiba ada notifikasi Line masuk dari grup BIS 2015. Yap, jurusan yang (telah kuputuskan tanpa ragu untuk) kutekuni selama satu semester kemaren dan insyaAllah berlanjut hingga 3,5 tahun kedepan. Business Information System. Sebuah prodi yang...yah everyone always pretend that something that you like could be the easiest one even it isnt the thing you like the most. Hmm mungkin bukan semua orang ya, tapi yang jelas aku melakukannya.

Hmm sepertinya ada yang salah dengan paradigma ini. Kamu lo baru masuk, yasmin .. semester satu udah bilang gabisa. Yang akhirnya menumpuk pemikiran kalo itu bukan passion kamu. Awal belajar pasti iya, namanya juga belajar, masih tahap kenalan kan? Yaa kaya kamu temenan lah, awal2 pasti sering konflik sampai pada akhirnya bisa saling memahami satu sama lain dan bisa jadi sahabat :) Lagian kalo ga pusing kan tandanya kamu ga berfikir. Semuanya itu berproses. Sabar..

Iya. Ujian ujian apa yang paling berat? Ujian Kesabaran /ga mainan tebak2an kok wkwk Masih insyaAllah, masih percaya kalo Allah kasih yasmin tempat di ESQ Business School itu bukan kebetulan. Karena memang sejatinya tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Bagaimana bisa kita mengingkari bahwa hidup kita tidak diatur sedemikian rupa oleh-Nya sedangkan tiada sehelai daun pun yang gugur dari tangkainya tanpa seizin-Nya. Dan... mana mungkin Allah menempatkan kita di suatu tempat secara main2, pasti ada pembelajarannya. Bayangin aja kamu punya anak, kamu kasih dia makanan yang kamu tau itu ga sehat, ga enak sehingga dia udah pasti, fix, bakalan sakit. Ga mungkin kan? Padahal cuma anak. Titipan. Bukan ciptaanmu. Kalo di logika, ya itu kenapa Allah tidak akan pernah mendzolimi hambaNya. Betapa segalanya telah Ia berikan. Tanda apa lagi kalo bukan sayang? duh lomantis ya.. sampe melampaui sayangnya doi jauuuhh /siapa min wkwk

Waah subhanallah, memang sempat awal2 merasa kira2 yasmin ini salah jurusan ga si? jangan2 iya ._. Karena kaya ga ngerti apa2. Blank. Di kelas rasanya, ini aku lagi belajar apa sii. Ini lagi bahas tentang apaan -,- sempet frustate juga sampe hari yasmin nulis tulisan ini, tapi untuk beberapa mata kuliah tertentu yang effortnya memang harus besar daripada yang lain. Sedangkan selama ini kamu ngapain, yasmin? heey you just play around and pretend that everything's gonna be alright. Haha salah siapa? Memang benar segalanya akan baik2 saja, tapi tidak dengan bermain-main. Jadi sudah dapat kesimpulan? Karena setiap pertanyaan kenapa, jawabannya selalu ada di dirimu sendiri.

Kamu bertanya kenapa? jawabannya selalu ada pada dirimu sendiri.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ohiya dan akhirnya sekarang aku sudah memasuki semester 3. yaaaay. tiga tahun lagi lulus ((masih jauh si)) sekarang aku mau menasehati diriku di semester satu wkwk temenku pernah bilang, waktu kita lagi /juga/ pusing2nya mengurus akan suatu hal sampai berfikir untuk menyerah (?) kemudian dia bilang, yang yasmin tangkap sepemahannya yasmin kaya gini, tak ada yang perlu dicemaskan, segala sesuatu yang kamu khawatirkan hari ini akan segera berlalu ketika kamu memilih untuk menjalaninya. jadi? tak perlu berlari, apalagi dari kenyataan wkwkw

Dan YAAA semester 1 sudah totally berakhir dan disini lah aku. masih bertahan dan aku rasa aku semakin betah dan ingin tetap tinggal dengan apa yang sedang aku jalani sampai hari ini. semua kekhawatiran itu berakhir. terima kasih masa lalu :)

Bukan Tentang Darimana Kamu Berasal

Halo kawan lama yang menemani, selalu setia mendengarkan keluh kesah hati ini sejak kecil bahkan hingga sebesar ini, dari mulai alay tulisan gede kecil pake angka-angka soalnya kalo ga gitu ga hitz wkwk sampe segede ini masih alay juga si ehe gapernah ngeluh soalnya aku tau kamu gabisa apa-apa kan selain memposting tulisan-tulisanku ketika sinyal wifi mencukupi. oke stop intronya kepanjangan.

Mau langsung lanjut cerita soalnya actually buanyaks hal-hal yang pengen aku tumpahin, aku ceritain cuma kadang saking banyaknya akhirnya suka lupa mau cerita apa dan keburu udah ga baper wk sa ae lau. iyaa taau, kalo udah ga kebawa suasana atau bisa dibilang idenya ilang, yaudah melayang juga keinginan menulis tuh /skip ke lagunya payung teduh-berdua saja /biar baper /asig

Ohiya kemaren yasmin baru aja pergi buat menonton salah satu film karya anak bangsa. yay dukung perfilman indonesia. judulnya RudyHabibie atau Habibie Ainun 2 yaa bareng sama 2 orang bidadari jatuh dari surga, Nindy dan Senja (u know mereka siapa, ah pokonya ai lov yu both)
eh adzan magrib. skip. 
Im baack. oke, kemaren itu masyaAllah sekali yaa ceritanya tokoh hebat indonesia yang bernama Bacharudin Jusuf Habibie. kalo kisah hidupnya kaya gitu, yaa ga heran aja kalo beliau akhirnya cukup pantas atau bahkan sangat pantas menjadi presiden pada waktu itu. yang yasmin tangkap di film itu dan masyaAllah ngena banget itu pada saat beliau memperjuangkan hal yang menurut beliau benar walaupun ditentang oleh banyak pihak, bahkan negaranya sendiri. pada saat beliau mendatangi duta besar indonesia di jerman, ketika itu pak habibie muda dimarahin habis-habisan karena memperjuangkan hal tersebut sampai pada titik pak dubes berkata, "negara kita ini negara merdeka, rudy !" kemudian beliau menjawab, "buat apa merdeka tanpa integritas !" 
baiklah. itu ngenanya sampe mana-mana.


integritas/in·teg·ri·tas/ n mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran;
-- nasional wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dalam kehidupan bernegara


Bisa dibilang, pak habibie memang orang yang paling tidak suka dengan yang namanya kompromi. wah memang orang parepare *give applause* ketika ada ketidakberesan maka he has to fix it no matter what. ketika benar, dibela habis-habisan. ketika salah, yasudah salah. tidak ada pertengahan apalagi kompromi diantara keduanya. aah yasmin jadi kaya ngomong sama diri sendiri. sering memang di kampus yasmin, kita bareng-bareng baca 5 values dari kampus kita tercintah yaitu ESQ Business School. yang dimana value pertama adalah INTEGRITY. di kampus integritas dijunjung tinggi loh min ._. dan aku kaya masih omg naon sih esensinya. sampe di film itu, ohyaaa ternyata sebegitu pentingnya nilai integritas yang dimana itu menunjukkan bahwa seseorang mempunyai prinsip moral yang ia pegang teguh dan baginya benar adalah kebenaran, salah yang harus ia lawan, juga tentang kejujuran. yaa kalo yasmin tangkap, bagaimana kita bisa bertindak tegas untuk yang haq dan yang bathil. dan seorang BJ Habibie menjunjung tinggi nilai tersebut, dan itu yang (saya rasa) salah satu hal yang membawanya bisa menjadi orang nomor satu di indonesia. 

Entah ya, untuk masalah pengaplikasiannya itu, selalu. selalu. ga pernah gampang. apalagi untuk masalah integritas dimana hasilnya aja jadi orang hebat, gamungkin mudah dong berarti. tapi ga menutup kemungkinan juga untuk diaplikasikan. tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. yasmin punya teman. waktu smp dia menjadi salah satu ketua lah di Al-Izzah (kalo kusebutin ketua apa ntar pada tau hihi). jujur, untill diz time i was still amazed of what she did at that time. iya,  she is really inspiring me as well. bagaimana diawal pengangkatan dirinya sebagai seorang ketua, banyak dari kita pada saat itu ga suka. dan dia? mungkin karena dia merasa sudah dipercaya, diberi amanah, yasudah she keeps moving towad. ketika ada beberapa hal yang perlu didiskusikan, dan pada saat itu dia mendapat perlawanan yang cukup keras dari anggotanya. dia tetep berdiri ditengah, tak ada kompromi. dan disitu yasmin bener-bener amazed. karena kalo memposisikan diri menjadi dia, kayanya yasmin ga sanggup. pasti rasanya mau nangis aja wkwk bahkan untuk menentukan sikap memilih pro atau kontra saja pada saat itu yasmin takut. karena ketika memilih pro, perlawanannya cukup 'menyeramkan'. tapi ketika harus kontra, yasmin tau bukan ini dan ga seharusnya begini. akhirnya, yasmin netral hehe yasmin main dibelakang aja, takut kalo terlalu show up.

Ah tapi harusnya ga gitu. yasmin bisa lebih tegas kalo yasmin mau. waktu itu yasmin pikir, mungkin ada pengaruh dari suku asal. yasmin orang jawa dan teman yasmin orang batak. langsung bisa dibedakan kan? namun bukan berarti dengan perbedaan sifat yang sedikit agak jauh kita tidak bisa berteman. justru yasmin belajar banyak hal dari dia. 

Nah tapi ternyata, semakin yasmin berteman dengan banyak orang. karena asal suku? tidak juga. akhirnya yasmin bertemu dengan orang jawa yang sedikit banyak mengingatkan yasmin dengan teman dari suku nun jauh disana. mereka mirip. apalagi kalo sedang berdiskusi, berorganisasi, dll. pudarlah persepsi perbedaan suku tersebut. menjadi setiap orang bisa membentuk karakter diri mereka sendiri, kalau mereka mau. menjadi orang yang tegas, penuh integritas, tak perlu menunggu ditakdirkan Allah dilahirkan oleh keluarga suku batak. toh mana bisa kita milih. tapi kita semua bisa. buktinya Rasulullah SAW bukan suku batak ehehe 

Bagaimana? memang bukan tentang darimana kamu berasal kan yang menjadikan diri ini orang yang tegas, penuh integritas sehingga menjadikannya sebagai orang yang besar? peluang kita semua sama.

Namun juga bukan dengan mengasah atau menjunjung tinggi integritas agar kita bisa menjadi orang besar, tetapi pada dasarnya kebenaran akan selalu menjadi kebenaran dan tak akan ada kompromi untuk kesalahan. ini salah satu PR besar negri. nope. PR diri. termasuk diri yasmin. apalagi diri yasmin. terutama diri yasmin. ((karena kamu juga bertanggung jawab atas tulisan ini, yasmin)) wus seram. semoga ini yang selalu menjadi reminder kita semua yah. 

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG TIDAK PERNAH MELUPAKAN JASA PARA PAHLAWANNYA

//omg ini penutupan paling ga nyambung of the century
  akibat ga nemu2 quotes bagus wkwk
  biarlah yaa//